heningnya kalbu begitu kelam
memikat gundahnya hati
tarian pilu menyerang dengan
girangnya
tangan ini berusaha
menggapai…
namun semua berpaling dan
meninggalkan…
rintihan bathin kian mengiris
tapi tak ada yang peduli…
Sepi….
Sakit….
rasa itu membuncah
menghancurkan
menenggelamkan asa yang kian
terpuruk
kelumpuhan pada seluruh
bagian otak mulai menumpul
pekikan girang sang kegelapan
menyengat tajam
“Selamat datang dikehidupanku
wahai luka dan nestapa”
naluri terkikis perih asa
perlahan_lahan memudar
isak tangis runtuh berguguran
“Selamat tinggal cinta,,
menepilah bersama gugurnya
airmata”
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
Hari ke 8 Aksi Tenda Kartini Kendeng Depan Istana *KASUS KENDENG : DARURAT NAWACITA JOKOWI-JK* Jokowi-JK menawarkan nawacita dalam vis...
-
Identifikasi dan pembuktian lapangan terhadap keberadaan Kawasan Lindung Geologi atau yg lebih dikenal dengan nama Kawasan Bentang Alam Kars...
-
Mari bersama-sama, bersinergi untuk Karst Indonesia. Peran speleologi dan penelusur gua sangat penting dalam membantu masyarakat menyuarakan...
No comments:
Post a Comment